Ada saja cara Tuhan memperlihatkan Keagungannya. Seperti peristiwa kecelakaan yang terjadi di Brazil ini, seorang bayi dengan tubuh berlumuran darah dengan tali pusat yang telah terpotong ditemukan tergeletak beberapa meter di sebelah jenazah sang ibu. Hal tersebut bermula dari sebuah kecelakaan di jalanan antara Sao Paulo dan Curitiba di Brazil.
Melansir dari Kompas.com dari Daily Mirror, kecelakaan tersebut berawal dari sebuah mobil truk yang hilang kendali kemudian terbalik sehingga menumpahkan isi muatan berupa kayu gelondongan. Naasnya seorang penumpang perempuan yang saat itu di ketahui tengah hamil tua terlempar dari dalam kemudi sehingga tertimpa muatan kayu. Akibat kerasnya kecelakaan truk tersebut rahim wanita malang tersebut mengalami tekanan sehingga bayi dalam kandungannya ikut keluar.
Hal tersebut diketahui setelah petugas medis dan kepolisian tiba di lokasi kejadian, dimana mereka menemukan jenazah perempuan diantaranya timbunan kayu dan mendapati suara tangisan bayi di rerumputan tak jauh dari jenazah wanita tersebut. Namun ajaibnya kondisi bayi tersebut sangat sehat dan tidak mengalami luka sedikitpun. Padahal melihat kondisi sang ibu yang demikian akan sangat mustahil bayi tersebut bisa selamat bahkan terlahir ke dunia. Namun apapun itu jika Tuhan telah menghendaki memang tak ada yang tak mungkin.
Oleh petugas bayi perempuan tersebut segera dilarikan ke rumah sakit di Pariquera - Acu untuk mendapat perawatan lebih lanjut. Sayangnya jenazah sang ibu sulit di identifikasi karena saat kejadian tidak di temukan dokumen identitas dari diri korban. Hanya kemungkinan saat kecelakaan terjadi wanita tersebut tengah hamil 39 minggu.
Elton Fernando Barbosa, seorang petugas medis yang pertama kali tiba di lokasi kejadian menceritakan bahwa kecelakaan tersebut sangat serius. " saat saya tiba saya melihat supir truk terluka dan tengah diobati." Dan aku mendatangi korban fatal yang tertimbun kayu, ketika kemudian terdengar suara tangisan bayi. Saat itu benar - benar menakutkan karena menurut laporan tidak ada tiga korban." Menurutnya sungguh suatu keajaiban bayi tersebut dapat lahir dengan selamat, melihat kondisi sang ibu yang telah meninggal dunia. Seorang perawat di Pariquera - Acu, Solange Batista mengatakan bahwa para staf rumah sakit telah memberi nama Giovanna, yang bermakna " dilindungi Tuhan"
Sementara itu supir truk Jonathan Ferreira, pada hari itu juga di keluar dari rumah sakit setelah mendapat perawatan. Namun ia dituduh melakukan pembunuhan. Seperti yang ia katakan sebenarnya Jonathan tidak mengenal perempuan tersebut, saat itu ia hanya memberi tumpangan.
Dari kasus ini kita bisa mengambil pelajaran, bahwa hidup mati seseorang memang sudah digariskan. Bagaimanapun usaha kita jika Tuhan berkata " jadi" maka manusia tidak dapat melakukan apapun kecuali menerima dengan ikhlas.